Cari

SAJAK DEN'ARI

kumpulan sajak, puisi dan kata

mencari diri sendiri

Aku pernah menjadi pengemis cinta Memaksa rasa untuk memuaskan nafsu belaka. Aku juga pernah bersombong diri Seolah acuh dan tak mau membuka hati Aku pun pernah menjadi pecundang Mengagumi seseorang dalam diam Kemudian malam sunyi Menghembuskan sepi di lubuk hati... Continue Reading →

Iklan

sakitnya mencintaimu

  Aku, hanya pelampiasan tempat dimana kau tuang semua air matamu tempat dimana kau buang semua keburukan di hari harimu aku, harus selalu ada saat kau perlu, harus selalu mau menuruti apa yang kau mau aku, harus selau setia, mendengar... Continue Reading →

tak usah kembali

Dingin yang menusuk malam ini Rasanya sampai tembus ke jantung hati. Teringat kasih yang pernah kuberi Untukmu  wahai sang pujaan hati   Dulu aku pernah berjanji Akan menyayangimu hingga mati Namun kini kau sudah tak sendiri lagi Lantas dosakah jika... Continue Reading →

kutunggu kau di batas waktuku

Di batas waktu yang tak pernah mau menunggu, Akhirnya cinta itu benar benar datang menghampiriku, Setelah lama aku menjaga hatiku. Sungguh ku akui dengan malu, Cinta ini di kejar usiaku, Mungkin aku terlalu rapat menutup pintu, Hingga sanggat lama tak... Continue Reading →

pahamilah sayang

Embun itu akan hilang jika matahari telah datang, Tapi tidak dengan daunnya, Aku adalah embun, Dan daun itu adalah rasa cinta yang ku punya. “sajakdenari”

terlintas tentangmu

Kau tak akan rindu manisnya madu, Jika kau tak pernah sekalipun mencobannya, Dan Kau tak akan pernah merindukan suatu tempat, Jika kau belum sekalipun mengunjunginya. Jadi kini kau tau, kenapa aku merinduimu, Karena kau pernah ada di disini, Duduk dan... Continue Reading →

belum ada judul

Seperti suara gemercik air yang berjatuhan, Kau memang begitu menenangkan Dan Seakan membawa kedamaian. Dalam hati yang kesepian dan tak berteman Bagaikan sendiri di tengah kebisingan malam Yang seolah mengintai di setiap sudut jalan . Kau memang seperti alunan musik... Continue Reading →

Rindu

Seperti tertusuk jarum, Tapi tak sampai berdarah. Seperti teriris, Tapi tak sampai putus. Bagaikan tertimpa runtuhan, Tapi hanya di jempol kaki. Serasa hanya tersandung, Tapi ternyata mematahkan tulang. I don’t know why Hanya sedikit bingung, tapi linglung. Bisa di rasa... Continue Reading →

serigala berbulu domba

Konspirasi tingkat tinggi Yang membelenggu sebuah negri Tak masalah yang lain jadi korban hingga mati Asalkan tujuan terealisasi. Bersekongkol untuk hal yang memuaskan diri Lalu menyingkirkan yang tak sehati Hingga melenyapkan yang tak menaati. Padahal mereka tahu ini hanya tentang... Continue Reading →

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: